Adakah Perbedaan Disunat dan Tidak Dalam Berhubungan Seks?

Adakah Perbedaan Disunat dan Tidak Dalam Berhubungan Seks

Adakah Perbedaan Disunat dan Tidak Dalam Berhubungan Seks?

AirAsiaQQ – Sunat mungkin merupakan prosedur pembedahan elektif yang sangat sering dilakukan pada pria. Sederhananya, sunat bisa digambarkan menjadi pengangkatan kulit kulup penis, alis preputium. Sunat umumnya tidak diwajibkan secara medis, tetapi bisa dilakukan untuk sejumlah alasan misalnya tradisi budaya, keyakinan agama, atau kebersihan pribadi.

Satu-satunya perbedaan dari penis yang disunat dan tidak dimana penis yang tidak disunat masih mempunyai kulup yang menempel pada ujung kepala penis. Sementara, yang disunat tidak. Bukan cuma itu, tidak ada lagi karakteristik fisik spesifik yang membedakan keduanya. Lalu bagaimana dengan cara kerja atau sensasi yang didapat dari keduanya?

1. Sensitivitas
Kulup mewakili setidaknya sepertiga dari kulit penis. Kulup berfungsi untuk melindungi kepala penis dari abrasi maupun kontak langsung dengan pakaian. Kulup pun dapat meningkatkan gairah seksual dengan menggeser atas dan bawah pada batang, merangsang kelenjar dengan bergantian menutup serta mengeksposnya. Hal ini bisa terjadi selama masturbasi maupun hubungan seksual.

Tanpa kulup, kulit kepala penis, yang umumnya bersifat lembap karena selaput lendir, menjadi kering dan semakin menebal jauh menjadi sebuah tanggapan perlindungan diri dari kontak terus-menerus terus. Bagian paling sensitif dari penis saat ini adalah bekas luka sunat. Perubahan ini dapat mengakibatkan sensitivitas menurun ketika hubungan seksual, terutama melalui reseptor saraf sentuhan, yang cukup responsif terhadap sentuhan ringan. Capsadomino.net

2. Kebersihan
Saat kepala penis tidak rutin dibersihkan, cairan akan menumpuk bersama sel kulit mati, bakteri, kuman, kadang pula pasir dan kotoran sehingga memproduksi bau tak sedap yang dapat mengiritasi kulit, menyebabkan peradangan atau bahkan infeksi baik pada kulup maupun kelenjar. Namun smegma pada umumnya tak berbahaya dan bisa dengan mudah diatasi dengan kebersihan pribadi yang baik. Secara umum tidak mesti menghubungi dokter. DOMINOQQ 

Tidak adanya kulit kulup dapat menghemat waktu ketika membersihkan tubuh, meskipun tidak secara signifikan. Namun sejumlah wanita mungkin merasa lebih bersih ketika berhubungan seks dengan pria yang disunat. Hal tersebut akan meningkatkan fungsi seksual wanita, hanya karena dia merasa mempunyai peluang yang lebih rendah dalam mendapatkan infeksi, ucap ginekolog Alyssa Dweck, M.D.

3. Kesehatan
Pria yang tidak disunat lebih memungkinkan untuk menularkan semua infeksi yang mereka miliki, salah satunya infeksi ragi, infeksi saluran kencing (ISK), atau penyakit kelamin (terutama HPV dan HIV) contohnya herpes genital, bisul genital, chancroid, dan sifilis.

Sunat akan mengurangi risiko infeksi HIV sebanyak 50 persen menjadi 60 persen, pedoman CDC mencatat. Prosedur tersebut pun dapat mengurangi 30 persen risiko herpes tertular maupun virus papiloma manusia (HPV), dua patogen diperaya menyebabkan kanker penis. Sunat dini dapat mengurangi risiko infeksi saluran kemih pada bayi, sesuai pada pedoman CDC, disadur dari WebMD. JUDI ONLINE

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*