Bahaya Atau Tidak Jika Sakit Kepala Saat Berhubungan Seks

Bahaya Atau Tidak Jika Sakit Kepala Saat Berhubungan Seks

Bahaya Atau Tidak Jika Sakit Kepala Saat Berhubungan Seks

AirAsiaQQ – Seks semestinya akan membuat Anda merasa semakin rileks. Bahkan seks dapat membantu meringankan sakit kepala. Namun ada orang yang justru merasa sakit kepala usai bercinta. Sakit yang dirasakan akan menusuk, entah pada kepala bagian belakang maupun pada satu sisi kepala saja seperti migrain. Keadaan tersebut dirasakan tiba-tiba, biasanya sesaat sebelum mencapai orgasme, ketika orgasme, atau usai berhubungan seks. Ada pula yang mengeluh sakit kepala usai menonton film porno.

Sakit kepala usai beraktivitas seksual ini memang jarang terjadi. Tetapi laki-laki mempunyai kemungkinan lebih besar untuk mengalaminya, bahkan sampai tiga kali lipat dari perempuan. Beberapa orang mengalaminya setiap kali setelah berhubungan seks, sementara orang lain cuma pernah mengalaminya sekali saja atau cukup jarang. Keadaan ini pun umumnya tidak bersifat permanen. Bila sakit kepala tersebut tidak disebabkan oleh gangguan kesehatan tertentu, lama-lama Anda tidak dapat merasakan sakit kepala lagi usai melakukan kegiatan seksual apa pun.

Teori lain yang cukup banyak dipercaya yakni saat Anda hampir mencapai klimaks, tekanan darah dan detak jantung Anda dapat melonjak. Jika Anda mengidap hipertensi, Anda pun jadi lebih rentan untuk mengalami sakit kepala usai bercinta. Ada pula yang berspekulasi jika saat Anda hampir orgasme, otot-otot leher, rahang, dan kepala dapat menegang tiba-tiba karena kontraksi. Kontraksi otot inilah yang menjadikan kepala terasa nyeri.  Capsadomino.net

Walau sakit kepala usai bercinta biasanya tidak mengancam nyawa maupun kesehatan Anda, Anda harus berhati-hati. Sakit kepala yang muncul tiba-tiba dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang serius dan berbahaya. Berikut ini merupakan sejumlah kondisi kesehatan yang mungkin berkaitan pada sakit kepala usai bercinta. BANDAR SAKONG

– Perdarahan otak
– Tekanan darah rendah
– Radang otak (ensefalitis)
– Aneurisma otak
– Tumor otak
– Stroke
– Penyakit jantung koroner
– Efek samping obat-obatan, contohnya pil KB

Agar sesi panas Anda dan pasangan tidak berakhir dengan sakit kepala, hindari untuk bercinta dengan posisi maupun gerakan yang dapat membuat Anda pusing. Contohnya adalah gerakan yang terlalu cepat atau berhubungan seks sembari berdiri. Banyak orang yang mengalami keadaan tersebut mengaku jika bercinta pelan-pelan berhasil mengurangi risiko munculnya sakit kepala.

Untuk menjadi sebuah langkah pencegahan, Anda pun dapat minum obat pereda nyeri atau obat migrain kira-kira satu jam sebelum mulai bercinta atau melakukan kegiatan seksual tertentu. Tetapi sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter Anda untuk menentukan berapa dosis yang aman atau seberapa sering Anda boleh mengonsumsinya. BANDARQ ONLINE

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*