Risiko Berbahaya Di Balik Seks Anal

Risiko Berbahaya Di Balik Seks Anal

Risiko Berbahaya Di Balik Seks Anal

AirAsiaQQ.com – Seks anal merupakan sebuah aktivitas seksual pada area bokong dimana biasanya adalah penetrasi dari penis pada anus, penetrasi jari maupun penetrasi mainan seks layaknya vibrator ke anus, atau bahkan seks oral yang dilakukan menggunakan menstimulasi anus dengan mulut atau lidah.

Anus merupakan organ tubuh yang cukup sensitif dimana terdapat ujung saraf dan bisa menjadi area stimulasi seks yang cukup menyenangkan. Tetapi kesenangan tersebut tidak sepadan pada risiko yang terkandung. Berikut adalah beberapa di antaranya :

capsadomino

1. Penetrasi dan seks oral pada anus meningkatkan risiko penularan penyakit menular seksual
Semua akktifitas seksual yang menggunakan penetrasi pada anus memiliki risiko paling tinggi untuk terjadinya penularan penyakit menular seksual, contohnya hepatitis B, kutil kelamin, HIV, herpes kelamin, gonore,klamidia, maupun sifilis. Orang yang sudah melakukan seks anal ternyata 30 kali lebih berisiko terjangkit HIV bila dibandingkan melakukan penetrasi dari vagina. Capsadomino.org

2. Anus tidak memiliki pelumas sehingga rentan rusak
Tidak sama dengan vagina yang menyediakan pelumas, penetrasi di anus bisa merusak jaringan di dalamnya. Memakai pelumas tidak dapat mencegah risiko terjadinya kerusakan pada jaringan anus. Kondisi tersbeut pun dapat membuat bakteri serta virus bisa masuk cukup mudah pada pembuluh darah dan mempercepat tersebarnya infeksi menular seksual, khususnya HIV.

3. Anus penuh dengan bakteri yang berpotensi menginfeksi pasangan
Meskipun pasangan yang melakukan seks anal tidak mengidap penyakit menular seksual, ada banyak bakteri yang dengan normal sudah hidup di anus membuat dapat berisiko menginfeksi pasangan. Hubungan seksual menggunakan anus akan berpindah pada vagina pun berisiko membuat perpindahan bakteri serta memicu infeksi pada saluran kencing. Agen Domino

capsadomino

4. Penetrasi seks anal berisiko melemahkan cincin otot anus
Anus terbuat dari otot seperti cincin dalam mengatur aktifitas untuk buang air besar. Cincin otot tersebut dinamakan sfingter. Cincin otot anus otomatis terbuka ketika buang air besar kemudian menutup saat usai buang air besar. Seks anal secara terus menerus bisa melemahkan otot ini dan membuat pelakunya akan cukup susah dalam mengontrol buang air besarnya.

5. Perdarahan setelah seks anal
Usai melakukan seks anal, bisa terjadi perdarahan karena hemoroid yakni sobeknya jaringan atau bisa terjadi luka pada lubang pada usus. Ini adalah kondisi yang berbahaya dan membutuhkan penanganan medis yang darurat contohnya operasi serta antibiotik dalam mencegah infeksi terjadi. Domino QQ

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*