Berbagai Cedera Penis Yang Dapat Terjadi Pada Pria

Berbagai Cedera Penis Yang Dapat Terjadi Pada Pria

Berbagai Cedera Penis Yang Dapat Terjadi Pada Pria

AirAsiaQQ – Cedera penis bisa terjadi baik disengaja maupun tidak disengaja. Cedera penis yang disengaja umumnya adalah hasil dari pertengkaran atau tindak kekerasan. Berbagai jenis trauma penis dianggap menjadi keadaan darurat urologi dan umumnya memerlukan intervensi bedah. Tujuan pengobatan untuk cedera penis yakni untuk memelihara penis, mengembalikan fungsi ereksi, serta kemampuan untuk mengeluarkan air kencing saat ereksi. Itu disebabkan trauma penis mungkin juga melibatkan uretra yakni sebuah tabung dalam penis yang digunakan untuk buang air kecil dan ejakulasi.

Jenis-jenis cedera penis :
1. Fraktur penis (penis patah)
Fraktur penis merupakan robekan dari corpora cavernosa. Robekan penis biasanya cukup jarang terjadi, tetapi ini dianggap menjadi darurat urologi. Bengkoknya penis secara tiba-tiba saat keadaan ereksi bisa merobek tunika albuginea, membuat penis menjadi patah. Salah satu maupun kedua corpora mungkin terlibat, dan cedera bersamaan pada uretra pun dapat terjadi. Trauma uretra lebih sering terjadi saat kedua corpora cavernosa terluka.

2. Amputasi/pemotongan penis
Ini merupakan saat sebagian atau semua penis dipotong. Umumnya, berhubungan dengan insiden karena kemarahan, cemburu, maupun gangguan kejiwaan. Kehilangan darah akut karena tragedi pemotongan penis ini mungkin cukup besar dan mengancam kehidupan, apalagi bila amputasi terjadi ketika penis sedang ereksi. Operasi mesti segera dilakukan dalam memastikan bagian yang terpotong masih bisa hidup. Capsadomino.net

Tujuan operasi yakni untuk mengembalikan panjang penis serta fungsi penis, bila memungkinkan. Karena saraf ke jaringan ereksi umumnya tidak rusak, maka penis yang telah dipotong biasanya masih dapat ereksi. Operasi mikro atau operasi yang dilakukan oleh ahli bedah dengan melihat ke bawah mikroskop cukup dibutuhkan dalam mengembalikan tingkat sensitivitas apapun. AGEN TERPERCAYA

3. Luka tembus
Cedera ini merupakan hasil dari terkena senjata balistik, pecahan peluru, maupun tusukan ke penis. Luka tembus cukup sering terjadi dalam konflik perang dan kurang umum terjadi bagi rakyat kebanyakan. Luka tembus bisa melibatkan salah satu maupun kedua corpora, uretra, atau jaringan lunak penis.

4. Cedera jaringan lunak penis
Cedera jaringan lunak di penis bisa dikarenakan oleh sejumlah faktor, misalnya karena infeksi, luka bakar, gigitan manusia atau hewan, serta cedera yang melibatkan mesin. Pada kasus ini, corpora tidak terlibat.

Trauma penis di atas yang berkaitan pada hubungan seksual, seperti penis patah, untuk kebanyakan kasus bisa dicegah. Penis patah sering terjadi saat posisi pasangan wanita berada di atas. Bila penis Anda yang tegak secara tidak sengaja tergelincir melalui vagina pasangan Anda, maka berhentilah segera, sebelum penis tertindih badan pasangan Anda yang bisa menyebabkan penis menjadi patah. Bagi trauma yang lain, berhati-hatilah saat melakukan pekerjaan, terutama bila berada di dekat mesin, senjata tajam, dan lainnya. ADUQ ONLINE

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*