Berbagai Kesalahan Yang Tidak Disadari Membuat Kondom Sobek

Berbagai Kesalahan Yang Tidak Disadari Membuat Kondom Sobek

Berbagai Kesalahan Yang Tidak Disadari Membuat Kondom Sobek

AirAsiaQQ – Hati-hati ketika Anda dan pasangan berhubungan seks menggunakan kondom. Karena walaupun pada kemasannya tercantum informasi jika bahan dasarnya sangat kuat, kondom tetap dapat sobek. Sejumlah penelitian menunjukkan hasil yang berbeda-beda atas kemungkinan sobeknya alat kontrasepsi ini saat berhubungan seks. Kemungkinannya ada pada kisaran 4 sampai 32.8%.

Jangan khawatir dulu, kondom semestinya tidak sobek bila digunakan dengan benar. Langsung saja simak sejumlah alasan kondom sobek ketika berhubungan seks berikut ini.

1. Kondom disimpan terlalu lama
Banyak orang tidak sadar bahwa kondom juga ada tanggal kedaluwarsanya. Makin tua umur kondom, kualitas karet atau plastiknya semakin menurun. Karenanya, selalu periksa kembali kemasan kondom Anda dan pastikan umurnya masih cukup baru sebelum berhubungan seks.

2. Kondom disimpan di tempat yang panas
Menyimpan kondom di tempat yang suhunya panas pun akan merusak ketahanan kondom. Jangan menaruh kondom di laci mobil, di dalam dompet, atau di tempat yang terkena paparan sinar matahari langsung. Ada baiknya untuk menyimpan alat kontrasepsi Anda di tempat yang cukup sejuk, contohnya di dekat lemari penyimpanan obat.

3. Kurang pelumas
Bila Anda dan pasangan berhubungan seks dengan keadaan vagina tidak cukup basah, kondom dapat bergesekan cukup keras dengan vagina. Gesekan tersebut berisiko membuat kondom sobek. Dalam mengurangi gesekan saat vagina tak cukup basah, Anda dan pasangan dapat menambah waktu pemanasan (foreplay) supaya wanita makin bergairah dan memproduksi semakin banyak cairan pelumas alami. Capsadomino.net

4. Salah memilih pelumas
Menggunakan pelumas memang dapat mencegah kondom sobek, namun jangan sampai Anda salah pilih. Perhatikan bahan dasar kondom yang Anda gunakan. Kondom lateks dapat lebih mudah rusak jika Anda juga menggunakan pelumas vagina yang berbahan dasar minyak. Gunakanlah pelumas yang bahan dasarnya gel. DOMINOQQ

5. Ukuran kondom kekecilan
Pastikan kondom tak terasa terlalu sempit atau sesak. Dalam menghindari kasus ini, sebaiknya gunakan kondom saat penis sudah ereksi. Karena, penis yang ereksi umumnya akan menjadi lebih besar atau panjang

6. Tidak menyisakan ruang untuk air mani di ujung kondom
Saat menggunakan kondom, sisakan sedikit ruang pada bagian ujung penis. Dengan begitu, saat penis berejakulasi, air mani yang mengandung sperma dapat tertampung di ujung kondom. Bila Anda tidak menyisakan ruang, kondom pastinya akan jadi penuh dan dapat sobek.

7. Vagina terlalu rapat
Bila vagina terlalu rapat, penetrasi juga akan menjadi lebih sulit. Gesekan yang terjadi terlalu keras membuat kondom dapat sobek. Pada kasus ini, selalu gunakan kondom dengan ketahanan ekstra dan jangan lupa untuk menggunakan pelumas yang berbahan dasar gel.

8. Tidak berhati-hati ketika membuka kondom dari kemasan
Walaupun jarang terjadi, kondom juga dapat rusak saat Anda menyobek, menggunting, maupun membuka kemasannya. Karenanya, berhati-hatilah ketika membuka kondom dari kemasannya. Lalu, coba perhatikan lagi apakah ada kerusakan dari pabrik sebelum alat kontrasepsi tersebut digunakan saat berhubungan seks. DOMINO99  

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*