Berhubungan Seks di Usia Terlalu Muda Apa Saja Risikonya?

1

Berhubungan Seks di Usia Terlalu Muda Apa Saja Risikonya?

AirAsiaQQ – Salah satu studi baru menunjukkan jika seks di usia terlalu muda dapat membawa efek negatif yang menetap sampai dewasa, kemungkinan besar disebabkan oleh aktivitas terjadi saat sistem saraf masih berkembang. Kekhawatiran ini bukan cuma berfokus pada kegiatan seks anak yang terlalu dini, namun juga bahwa anak-anak ABG ini lebih mungkin daripada orang lain agar terlibat pada pola perilaku seksual berisiko yang diketahui terkait pada berbagai hasil negatif, terutama bagi anak perempuan, mulai dari risiko tinggi kehamilan yang tidak diharapkan, tertular HIV maupun penyakit menular seksual (PMS), dan dampak psikologis negatif lainnya.

Dr. Silvia Francheschi menyatakan peningkatan risiko kanker serviks yang dimiliki oleh kelompok wanita yang berhubungan seks pada usia terlalu muda ini dikarenakan oleh jangka waktu inkubasi yang lebih panjang untuk virus tersebut dapat lanjut berkembang menuju tahap kanker.

Umur di mana seorang wanita mempunyai bayi pertama juga menjadi faktor penting, menurut salah satu studi dari 20.000 wanita oleh International Agency for Research on Cancer. Sebaliknya, merokok serta jumlah pasangan seksual yang sudah lama dianggap menjadi faktor penting dan tidak menjelaskan adanya perbedaan.

Dari laporan studi yang dikeluarkan oleh Science Daily, salah satu studi nasional lebih dari 7.000 orang menemukan jika remaja yang melakukan hubungan seks di usia terlalu muda akan memperlihatkan peningkatan 20 persen untuk tindakan kenakalan remaja daripada kelompok remaja yang rata-rata menunggu sedikit lebih lama untuk berhubungan seks pertama kalinya. Capsadomino.net

Armour menyatakan, hubungan dari seks dini dengan kenakalan mungkin ada hubungannya dengan konteks sosial semua kehidupan remaja muda. Berhubungan seks membawa serta perasaan menjadi dewasa. Anak-anak ini dapat merasa mereka bisa melakukan hal-hal yang sama dengan remaja yang lebih tua, termasuk kenakalan. Dan efek negatif dari seks dini bisa berlangsung melalui masa remaja dan menjadi dewasa awal. DOMINO99  

Peneliti menuturkan, bagaimanapun jika penelitian ini tidak boleh digunakan dalam mempromosikan pantang remaja, sebab mereka mencatat penelitian itu dilakukan untuk hamster dan itu tidak ada kepastian jika kesimpulan dapat berlaku sama persis bagi manusia. Dengan begitu, maka penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk memahami dampak dari seks saat masa pubertas.

Penelitian yang diajukan dalam pertemuan tahunan Society for Neuroscience, belum mendapatkan peer-review untuk penerbitan resmi pada jurnal ilmiah.

Yang dijadikan sebagai benang merah dari semua penelitian di atas dimana seks itu sendiri tidak selalu dijadikan sebagai masalah perilaku, namun waktu inisiasi seksual penting supaya turut dipertimbangkan. Remaja harusberada pada tahap saat perkembangan fisik, emosional, dan mental mereka benar-benar matang untuk seks. AGEN POKER

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*