Dapatkah Penyakit Hepatitis Menular Melalui Ciuman Bibir?

1

Dapatkah Penyakit Hepatitis Menular Melalui Ciuman Bibir?

AirAsiaQQ – Hepatitis merupakan penyakit peradangan hati menular yang dikarenakan oleh infeksi, baik infeksi bakteri, virus, maupun parasit. Ada banyak jenis virus yang dapat menyebabkan hepatitis, yakni hepatitis H, B, C, D, dan E. Lalu, apakah hepatitis menular melalui ciuman bibir? Cari tahu jawabannya pada artikel ni.

Ketika berciuman begitu intens, mungkin saja muncul goresan luka di lapisan bibir. Luka inilah yang bisa menjadi gerbang masuk virus HBV menuju pembuluh darah orang lain. Walau belum ada contoh kasus penularan HBV dari ciuman, risikonya tetap ada. Apalagi jika pengidap HBV sedang sariawan, mempunyai luka terbuka pada mulut dan bibirnya, dan juga salah satu pasangan memakai kawat gigi.

Hepatitis termasuk salah satu penyakit menular yang cukup mematikan. Karena, penyakit satu ini biasanya tidak menimbulkan gejala apa pun. Banyak orang dengan penyakit hepatitis tak menyadari jika dirinya terinfeksi sehingga akan memudahkan penularan penyakit ini ke orang lain.

Bila Anda maupun pasangan mencurigai mengidap hepatitis jenis tertentu, Anda harus dapat mengambil langkah pencegahan untuk mengurangi risiko penularan. Sejumlah hal yang dapat Anda lakukan di antaranya: Capsadomino.net

1. Lakukan tes darah
Cara terbaik dalam mengetahui apakah seseorang terinfeksi virus hepatitis atau tidak yakni dengan tes darah. Jika setelah dilakukan pemeriksaan diketahui bahwa pasangan Anda didiagnosis dengan hepatitis, ada baiknya Anda langsung melakukan vaksin hepatitis. AGEN POKER

2. Pakai kondom saat berhubungan seksual
Hubungan seksual dapat menjadi pintu masuk utama virus hepatitis. Walaupun Anda sudah divaksin, bukan berarti risiko penularan penyakit ini dapat hilang sama sekali. Anda dan pasangan masih harus melakukan seks seaman mungkin menggunakan kondom, termasuk ketika seks oral dan seks anal. Pakailah kondom lateks untuk semua jenis seks baik penetrasi, oral, atau anal.

3. Menghindari aktivitas seks yang berisiko
Ingatlah bahwa virus hepatitis menular dari kontak langsung dengan darah, air mani, cairan vagina, maupun luka terbuka di kulit. Maka, pastikan Anda menghindari segala jenis aktivitas seksual yang akan meningkatkan risiko penularan penyakit hepatitis, contohnya ciuman bibir saat sedang sariawan, seks ketika menstruasi, maupun menyentuh bagian tubuh yang sedang ada luka terbuka, dan lainnya.

4. Setia pada satu pasangan
Jangan berhubungan seks tanpa menggunakan kondom dengan bergonta-ganti pasangan maupun dengan seseorang yang status kesehatannya tak pasti. Pada banyak kasus, gejala dan tanda dari penyakit hepatitis tak mudah untuk dikenali. Karena itulah, jika Anda terbiasa berganti pasangan seksual, Anda juga akan semakin rentan terhadap bahaya penularan hepatitis dari seks. Penularan seksual di antara pasangan suami istri tetap dapat terjadi, namun risikonya rendah. BANDARQ ONLINE

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*