Mana Yang Lebih Baik Bagi Kesehatan, Disunat atau Tidak

Mana Yang Lebih Baik Bagi Kesehatan, Disunat atau Tidak

Mana Yang Lebih Baik Bagi Kesehatan, Disunat atau Tidak

AirAsiaQQ – Sunat adalah salah satu prosedur operasi pengangkatan kulup maupun jaringan yang menutupi kepala penis. Sunat umumnya dilakukan ketika hari pertama atau kedua setelah lahir, dapat pula saat anak menginjak usia sekolah. Tetapi ada pula laki-laki yang baru sunat ketika sudah dewasa, umumnya mengikuti kesiapan mentalnya.

Dilansir melalui WebMD, melakukan sunat dalam alasan medis maupun kesehatan masih menjadi perdebatan para ahli. American Academy of Pediatrics (AAP) menuturkan jika laki-laki yang disunat sejak lahir mendapatkan cukup banyak manfaat bagi kesehatan dibandingkan risikonya. Penis yang tak disunat cukup rentan terhadap perkembangan bakteri. Karena kulit kulup yang tidak diangkat bisa menjadi tempat berkumpulnya kotoran. Jika terus dibiarkan, kotoran tersebut akan menumpuk dan menyebabkan infeksi pada organ reproduksi pria.

Daripada tidak disunat, manfaat sunat ternyata jauh lebih banyak. Apalagi laki-laki dapat lebih mudah untuk menjaga ujung penisnya semakin bersih karena tidak ada lagi kulit penutup yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan bakteri. Bukan cuma itu, sunat terbukti memberikan banyak manfaat untuk kesehatan, di antaranya:

1. Menurunkan risiko infeksi saluran kemih.
Walaupun risiko infeksi saluran kemih pada laki-laki cenderung rendah, namun infeksi ini cukup sering terjadi pada laki-laki yang tak disunat. Capsadomino.net

2. Menurunkan risiko penyakit menular seksual.
Pria yang disunat berisiko lebih rendah terjangkit infeksi menular seksual misalnya HPV, herpes kelamin, sipilis, bahkan HIV/ AIDS. QIUQIU 

3. Melindungi dari risiko kanker penis pada pria dan kanker serviks pada pasangan wanitanya.
Meski kanker penis tergolong jarang, pria yang disunat biasanya akan lebih aman dari kanker penis.

4. Mencegah berbagai penyakit penis.
Sebanyak tiga persen anak laki-laki yang tidak disunat dapat berakhir dengan permintaan sunat ketika mereka bertambah dewasa. Ini disebabkan usia dewasa sering kali mengalami fimosis maupun keadaan ketika kulit kulup penis tidak bisa ditarik kembali.

5. Mencegah balanitis atau kepala penis sakit dan bengkak serta balanoposthitis atau radang kepala penis dan kulup.Salah studi terbaru yang diterbitkan oleh JAMA Pediatrics menyatakan jika bayi yang disunat di bawah satu tahun mengalami efek samping sunat sebanyak 0,5 persen. Tetapi sunat tidak dianjurkan jika dilakukan bagi bayi prematur yang kondisi kesehatannya belum stabil. Pada umumnya, laki-laki seharusnya melakukan prosedur sunat sejak bayi. Ini disebabkan risiko maupun efek samping sunat dapat meningkat 10-20 kali lebih tinggi bila dilakukan jika usia anak cukup besar. BANDARQ ONLINE

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*