Penyebab Infeksi Vagina Jika Belum Pernah Berhubungan Seks

Penyebab Infeksi Vagina Jika Belum Pernah Berhubungan Seks

Penyebab Infeksi Vagina Jika Belum Pernah Berhubungan Seks

AirAsiaQQ.com – Infeksi pada bagian vagina dapat ditandai melalui rasa gatal dan panas serta adanya rasa nyeri pada vagina maupun bagian sekitar vagina atau karena adanya cairan keputihan. Ternyata, meskipun gejalanya hampir sama, tidak semua infeksi vagina dikarenakan oleh kontak seksual. Masalah di vagina pun tidak selalu mengenai penyakit kelamin. Berikut adalah penyebab infeksi pada vagina bila belum pernah berhubungan seks:

1. Minum antibiotik
Antibiotik contohnya seperti amoksisilin maupun obat-obatan steroid dapat digunakan dalam mengobati infeksi yakni memerangi bakteri. Namun dengan obat ini harus memakan waktu cukup lama dalam membedakan mana bakteri yang jahat serta yang baik. Karenanya walaupun antibiotik bekerja dalam menumpas bakteri jahat, untuk prosesnya sejumlah bakteri baik juga ikut dimatikan.

capsadomino

2. Merokok
Bukan cuma kesehatan jantung dan paru yang dapat terancam bila Anda merupakan seorang perokok berat, tetapi juga vagina Anda. Wanita yang merokok ternyata dua kali lebih mungkin dalam mengalami bacterial vaginosis daripada wanita non-perokok. Walaupun belum dipastikan jika merokok merupakan salah satu penyebab langsung dari infeksi ini, studi mengatakan jika merokok dikaitkan pada penurunan populasi Lactobacillus spp di vagina. Capsadomino.org

3. Memakai pakaian yang tidak menyerap keringat
Bakteri maupun jamur dapat panen raya pada lingkungan yang tertutup serta hangat dan lembap. Namun bila terus memakai skinny jeans atau celana ketat maupun legging, atau bahkan berlama-lama menggunakan pakaian renang yang basah bisa menyebabkan jamur vagina Anda semakin membuas dan menyebabkan infeksi jamur.

4. Membersihkan vagina dengan douching
Fungsi vaginal douching atau alat penyemprot vagina, sebenarnya cukup buruk bagi kesehatan vagina Anda. Cairan douching bisa membilas hingga bersih populasi dari bakteri baik kemudian mengubah keseimbangan pH vagina Anda dan akhirnya memicu pertumbuhan bakteri jahat yang berlebih, dimana pada akhirnya terjadi bacterial vaginosis. Bandar Q

capsadomino

5. Alergi terhadap produk kebersihan pribadi
Terkadang rasa gatal, atau panas terbakar, hingga keputihan abnormal dapat terjadi tanpa adanya infeksi. Biasanya masalah vagina tersebut terjadi karena adanya reaksi alergi maupun iritasi oleh bahan kimia pada sejumlah produk kebersihan pribadi, layaknya deterjen pakaian dan cairan pelembut kain atau sabun wangi maupun pembalut berparfum serta atau bahan pakaian. Semua dapat menyebabkan iritasi kulit bila bersentuhan pada kulit vagina yang sangat sensitif.

6. Anda mengidap diabetes yang tak terkontrol
Bila Anda terserang diabetes, perhatikan adanya tanda infeksi jamur, layaknya keputihan abnormal atau vagina yang berasa gatal maupun terbakar. Gula darah yang tak dapat terkontrol bisa memicu terhadap peningkatan pertumbuhan jamur, jadi bila Anda mempunyai diabetes dan rentan kepada infeksi ragi, pertimbangkan agar dapat menghubungi dokter. Poker Online

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*