Sejumlah Kelainan Sperma Yang Akan Mempengaruhi Kesuburan Pria

Sejumlah Kelainan Sperma Yang Akan Mempengaruhi Kesuburan Pria

Sejumlah Kelainan Sperma Yang Akan Mempengaruhi Kesuburan Pria

AirAsiaQQ – Kesuburan serta kemungkinan untuk mempunyai anak dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Bagi wanita, sejumlah faktornya termasuk keseimbangan hormon, siklus menstruasi, serta ovulasi, tetapi bagi pria, sperma merupakan satu-satunya kunci. Saat kita memperhatikan kesehatan sperma, Anda mesti memikirkan tiga faktor penting berikut yakni jumlah sperma, bentuk (morfologi) sperma, serta gerakan (motilitas) sperma. Bila ada kelainan sperma dari ketiga faktor tersebut, maka Anda mempunyai risiko tinggi terhadap kemandulan. Karena itu, berikut sejumlah kelainan sperma yang harus diketahui :

1. Kelainan jumlah sperma
Ini merupakan kelainan jumlah total sperma yang dijumpai pada sampel air mani. Jumlah sperma yang normal untuk seorang pria yakni sekitar 39 juta sperma per ejakulasi minimum. Seseorang yang mempunyai jumlah sperma lebih rendah dari jumlah normal, terkadang dikatakan sebagai oligospermia. Bila tidak ada sel sperma yang dijumpai, ini dapat disebut menjadi azoospermia.

Orang yang mempunyai kelainan jumlah sperma mungkin mempunyai beberapa masalah kesehatan, misalnya varikokel, infeksi, masalah kesehatan kronis maupun yang tidak terdiagnosis seperti diabetes atau penyakit celiac, masalah terhadap ejakulasi seperti ejakulasi retrograde, masalah saluran, ketidakseimbangan hormon, serta paparan berbagai zat beracun. Capsadomino.net

2. Kelainan bentuk sperma (morfologi)
Teratozoospermia merupakan istilah yang dipakai untuk morfologi sperma yang buruk. Kelainan bentuk sperma mungkin dikarenakan oleh hal yang sama dengan yang menyebabkan kelainan jumlah sperma. Kelainan sperma ini belum dipahami, dan karena evaluasi ini cukup subjektif, maka skor bisa bervariasi bahkan pada sampel air mani yang sama. Bila dijumpai hanya bentuk sperma saja yang tidak normal, sedangkan semua parameter air mani lainnya masih berada pada batas normal, maka kesuburan pria tetap dianggap normal. QIUQIU 

Pria dengan kelainan bentuk sperma biasanya akan mempunyai lebih banyak kesulitan untuk kehamilan, namun kita tidak dapat mengatakan secara pasti apakah kesulitan tersebut cuma dikarenakan oleh bentuk sperma itu sendiri atau dengan alasan yang lain, yang menyebabkan bentuk sperma menjadi berbeda.

3. Kelainan gerakan sperma (motilitas)
Motilitas merupakan persentase sperma yang bergerak. Supaya terjadi fertilisasi, sperma mesti dapat berenang ke saluran reproduksi wanita untuk membuahi telur. Kemampuan berenang menuju tujuan sangatlah penting. Motilitas total mengacu terhadap seluruh gerakan, sementara motilitas progresif mengacu terhadap sperma yang meneruskan gerakan baik dalam garis atau untuk lingkaran besar. Pria dianggap mempunyai motilitas normal bila 40% dari keseluruhan sperma bergerak, dimana setidaknya 32% mesti berenang dalam gerakan maju atau di dalam lingkaran besar.

Kelainan gerakan sperma umumnya dikatakan sebagai asthenozoospermia. Bila kelainan sperma ini terjadi, maka itu bisa disebabkan karena penyakit, obat-obatan tertentu, kurangnya nutrisi, maupun kebiasaan kesehatan yang buruk salah satunya merokok. Penyebab kelainan jumlah sperma pun banyak yang menyebabkan kelainan gerakan sperma. Kelainan motilitas bisa terjadi walaupun jumlah sperma yang dimiliki tergolong banyak, dan hal tersebut bisa menyebabkan masalah kesuburan. AGEN DOMINO

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*